Kriminalitas Pemerkosaan Wanita Yang Berdampak Pada Psikis

Pemerkosaan adalah salah satu tindakan kriminal dimana seseorang memaksa orang lain untuk melakukan hubungan seksual. Pemerkosaan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perbuatan memerkosa, penggagahan, paksaan dan pelanggaran dengan kekerasan. Sedangkan menurut suber buku yang berjudul Black’s Law Dictionary yang ditulis oleh Santoso pada tahun 1997. Pemerkosaan adalah hubungan seksual yang melanggar hukum. Dimana seorang pria memaksakan kehendaknya kepada seorang wanita untuk berhubungan intim. Tindakan ini dilakukan oleh seorang pria terhadap wanita yang bukan istrinya dan tanpa persetujuan wanita tersebut.

Menurut dokter Psikolog, ketika seorang wanita menjadi korban pemerkosaan, bukan hanya akan berdampak pada fisiknya tetapi akan berdampak pada kejiwaannya. Psikologi yang berdampak karena tindak pemerkosaan sangat nyata dan jika tidak ditanggulangi dapat memicu percobaan bunuh diri. Sebagian besar korban pemerkosaan akan mengalami gangguan stress pasca trauma atau juga bisa disebut post-traumatic stress disorder (PTSD), dimana kejiwaan akan terpicu oleh tragedy yang pernah dialami. Korban pemerkosaan juga akan cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Dimana korban akan merasa telah menempatkan dirinya sendiri dalam situasi yang berbahaya, tidak bisa melakukan perlawanan dan terlalu mempercayai orang lain. Selain itu, korban pemerkosaan akan cenderung mengonsumsi alcohol sebagai pengalihan diri dari PTSD yang dialami korban didalam mimpi. Keinginan bunuh diri danpat timbul saat korban terganggu mentalnya ataupun terbayang akan pengalaman kekerasan seksual. Seorang wanita yang menjadi korban pemerkosaan akan sangan rentan. Sebab itu, korban pemerkosaan membutuhkan dukungan agar tidak merasa dirinya hanya sendirian. Namun karena trauma mungkin korban akan sulit untuk membuka diri, walau begitu pemaksaan pada korban untuk membuka diri bukanlah suatu solusi

Kriminalitas Pemerkosaan Wanita Yang Berdampak Pada Psikis

Bagaimana dengan pelaku pemerkosaan? ketentuan hukum tentang tindak pemerkosaan tentunya adalah tindakan pidana yang berdasarkan undang-undang (UU). Seperti pasal 285 KUHP yang menyatakan bahwa siapapun yang melakukan ancaman kekerasan terhadap seorang wanita untuk berhubungan intim di luar perkawinan akan dipidana penjara paling lama dua belas tahun dan masih banyak pasal UU pidana pemerkosaan lainnya. Seperti, pasal 286 KUHP, pasal 287 KUHP dan pasal 288 KUHP. Semua pasal tersebut membahas tentang tindak pidana pemerkosaan terhadap wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *