Site Overlay

Jadilah Wanita Kuat Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual

Jadilah Wanita Kuat Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual

Jadilah Wanita Kuat Agar Terhindar dari Pelecehan Seksual – Perempuan ditakdirkan memiliki karakter yang lemah. Karakter lemahnya seorang perempuan menjadi salah satu alasan mengapa seorang wanita sering sekali menjadi sasaran empuk kejahatan. Terutama kejahatan seksual. Kejahatan semacam ini tentu saja merupakan kejahatan yang tidak dapat ditolelir lagi. Para pelaku kejahatan seksual harus diberikan ganjaran yang setimpal agar menimbulkan efek jera kepada pelakunya. Jika tidak diberikan efek jera maka pelaku akan terus mengintai kaum wanita. Wanita yang memiliki sifat lemah lembut tentunya menjadi sasaran yang mudah untuk ditaklukkan guna dijadikan sasaran untuk kejahatan. Seorang yang jahat akan melakukan apapun agar bisa melampiaskan niatnya yang tidak baik.

Agar seorang wanita bisa bebas bergerak sekaligus terhindar dari upaya kejahatan maka yang harus dilakukan adalah berusahalah untuk menjadi pribadi yang lebih kuat. Memiliki pribadi kuat menjadi salah satu benteng yang ampuh untuk menghindarkan diri dari kejahatan seksual. Wanita yang memiliki kepribadian yang lebih kuat pasti memiliki nyari yang cukup besar. Termasuk untuk melawan jika terkena kejahatan seksual. Sehingga bagi kaum wanita yang baik akan lebih bijaksana jika anda menjadi wanita yang kuat dan tangguh. Meskipun anda ditakdirkan memiliki sifat yang lemah lembut. Memiliki karakter kuat dan tidak mudah dipengaruhi oleh dunia luar tentu saja menjadi salah satu alat yang sempurna untuk membentuk karakter yang baik bagi seorang wanita.

Membentuk karakter kuat pada wanita memang tidak mudah. Dibutuhkan sosok yang kuat juga untuk membentuk karakternya. Beberapa pekerja judi wanita yang bekerja di situs dituntut untuk memiliki karakter kuat dan stabil. Stabilitas emosi yang membaik tentu saja menjadi salah satu alasan mengapa para wanita yang kuat dan berkarakter lebih aman dari godaan para pelaku kejahatan. Memiliki karakter yang kuat memang tidak serta-merta mudah diperoleh. Diperlukan upaya yang kuat untuk membentuk karakter wanita tangguh. Lingkungan seperti guru dan juga orang tua memiliki peran besar untuk pembentukan karakter. Sehingga lingkungan yang baik tentu saja membuat wanita lebih terselamatkan dari upaya kejahatan.

Jangan jadi wanita yang terlalu lemah. Jika anda sebagai wanita terlalu lemah, maka anda akan kesulitan untuk mengatur diri agar menjadi pribadi yang kuat serta dapat menghindarkan dari kejahatan seksual. Dan akan lebih baik jika ada wanita yang menguasai seni bela diri untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi kasus kejahatan seksual yang mengintai kapan saja dan dimana saja. Jadi bekal untuk berjaga-jaga dan menghindari dari kejahatan seksual ada pada lingkungan yang membentuk karakter kepribadian menjadi lebih baik dan tidak mudah menyerah. Jadi seorang wanita tidak harus terlalu lemah untuk bertindak. Menjadi kuat adalah solusi untuk melindungi diri.

Pentingnya Pendidikan Seksual Bagi Generasi Muda
Artikel Blog Informasi Perawatan

Pentingnya Pendidikan Seksual Bagi Generasi Muda

Pentingnya Pendidikan Seksual Bagi Generasi Muda – Sejak 2016, kasus-kasus kekerasan seksual kembali mencuat dan semakin menimbulkan reaksi negarif bagi masyarakat. bagaimana tidak, pada bulan April 2016, negara kita dibuat geram oleh perlakuan 19 pemuda yang memperkosa seorang gadis berusia 19 tahun di kota Manado, Sulawesi Utara. Kisah korban yang awalnya hanya diajak ketemuan dengan dua orang temannya ini ternyata berujung dengan kasus pemaksaan dirinya untuk melayani 19 lelaki sekaligus dalam kondisi mabuk dan dibawah pengaruh penjejalan narkoba. Dari kasus ini kita dapat belajar bahwa kejahatan seksual adalah kejahatan yang sebenarnya tidak harus selalu dimaafkan dan justru harus ditindak secara lanjut.

Kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia sejatinya sudah banyak sekali terjadi sejak jaman bahkan sebelum merdeka, terhitung sejak masa penjajahan kolonial dan Jepang yang saat itu banyak menargetkan korban para perempuan pribumi. Bedanya, pada saat itu dunia digital dan sosial media belum semarak sekarang. Para masyarakat yang merasa ter trigger pun belum se-terekspos sekarang. Oleh karena itu, tidak heran jika akhir-akhir ini kasus-kasus kekerasan seksual semakin banyak tersorot hingga menimbulkan banyak dorongan masyarakat untuk terus mendorong para pejabat eksekutif dalam mengesahkan RUU PKS. Sayangnya, kendala internal seperti pembiayaan visum korban masih menjadi pertimbangan para pembuat kebijakan.

Padahal seharusnya, masalah biaya terkait kasus kekerasan seksual adalah masalah yang harus lebih dapat diatasi oleh negara. Pasalnya, menurut pendataan BPS pada tahun 2018, jumlah kasus pemerkosaan yang ada di Indonesia menembus angka 1.288 kasus, pencabulan 3.970 kasus dan kekerasan seksual mencapai 5.247 kasus. Dari angka-angka ini dapat diketahui bahwasanya kasus kekerasan seksual adalah kasus yang cukup serius.

Banyaknya kasus-kasus kekerasan seksual yang bisa kalian lihat melalui http://104.145.231.244 yang seolah terus bertambah dan menjadi warning kepada masyarakat untuk terus berhati-hati secara fisik bagi perempuan dan berhati-hati secara mental bagi lelaki. Sikap hati-hati ini harus senantiasa ditumbuhkan pada setiap jiwa para generasi. Bagi perempuan, bukan lagi masalah aturan tata busana yang harus diatur sedemikian rupa demi menghindari hasrat lelaki, melainkan pikiran dan suara lantang yang dibutuhkan seorang perempuan untuk terus berani menyuarakan keresahan dan kekhawatirannya terkait permasalahan kejahatan seksual yang bisa saja menimpa dirinya. Bila perlu, gunakan media sosial untuk sekedar meluapkan kerasahan dan mengungkap bukti-bukti kejahatan. Mengingat belum disahkannya RUU PKS, Anda para perempuan dapat mengungkitnya melalui pasal undang-undang lain yang masih berkaitan, contohnya UU ITE. Tentu saja UU ini berlaku bagi kasus-kasus kejatan seksual yang dilakukan melalui dunia digital, tapi jika konteks permasalahannya masih berkaitan dengan pelecehan di platform digital, mengapa tidak? Asalkan disertai bukti yang lengkap dan akurat, agar tidak menimbulkan persoalan baru seperti halnya pasal pencemaran nama baik.

Jika perempuan harus lebih berani lagi dalam menyuarakan keresahannya, lain halnya dengan laki-laki. Karena mayoritas pelaku kekerasan seksual adalah laki-laki, maka perlu lebih diperhatikan lagi, “sebenarnya apa sih yang salah dengan pola pikir laki-laki para pelaku kekerasan seksual?”. Menurut beberapa studi penelitian, disebutkan bahwa sebagian besar faktor penyebab kekerasan seksual yang dilakukan para pelaku adalah semata-mata sebagai simbol kekuasaan atas kaum yang dianggap lebih lemah darinya, yakni perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa hal-hal seperti pakaian perempuan, jam keberadaan perempuan dan faktor-faktor lainnya hanya terkesan sebagai alibi untuk melindungi kegagalan pencapaian harga diri yang dirasakan oleh pelaku. Oleh karena itu, pendidikan seputar seksual dan love esteem sangatlah penting diterapkan kepada generasi muda sedini mungkin.

Pentingnya Edukasi Seksual Bagi Anak, Tidak Ada Lagi Kata “Tabu”
Artikel Blog Informasi Perawatan

Pentingnya Edukasi Seksual Bagi Anak, Tidak Ada Lagi Kata “Tabu”

Pentingnya Edukasi Seksual Bagi Anak, Tidak Ada Lagi Kata “Tabu” – Sejak dahulu, bahkan jauh sebelum masa kemerdekaan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terjajah secara fisik dan mental oleh para bangsa asing. Selain dampak material, dampak moral juga cukup merugikan para pribumi, khususnya bagi para perempuan. Terlebih lagi pada masa kolonial Jepang, dimana 3 tahun adalah masa yang paling kelam sekaligus kejam bagi masyarakat Indonesia kala itu. Sejumlah kurang lebih 200.000 gadis pribumi diculik dan dijadikan budak seks para militer Jepang. Perbudakan seks Jepang ini disebut dengan istilah “ianfu”. Mengerikan sekali, bahkan istilahnya sudah ada dikhususkan pada saat itu.

Seolah tak pernah rampung, kasus-kasus kekerasan seksual yang terjadi kepada para perempuan Indonesia terus menghantui para perempuan dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Mereka tidak tahu kapan, dimana dan lelaki mana yang suatu saat dapat mencelakai dirinya. Tindakan kekerasan seksual terus terjadi di Indonesia mungkinkah diperkuat karena faktor regulasi yang belum valid? Mungkin saja. Karena hingga saat ini Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS bahkan belum mendapat pengesahan dari eksekutif terkait.

Kasus-kasus kekerasan seksual seharusnya tidak lagi terjadi dalam hidup bermasyarakat. Terlebih lagi bagi mereka yang berada di usia remaja, usia yang sangat berantusias seputar dunia seksualitas. Jangan sampai Anda membiarkan para pelaku kejahatan memanfaatkan masa-masa ini untuk menyalurkan kejahatannya. Untuk itu, pentingnya pendidikan seksual sejak dini harus diterapkan kepada anak atau kerabat Anda sedini mungkin. Jika sebelumnya pendidikan semacam ini dianggap tabu dan terus menerus dihindari denga dalih “nanti saja menunggu usia yang tepat”, maka kini saatnya Anda merubah mindset Anda. pendidikan seksual bukanlah hal yang tabu selagi kita menyampaikannya dengan benar dan disesuaikan dengan usia sasaran.

1. Dimulai dari citra tubuh
Menurut psikolog, edukasi seksual dapat diajarkan mulai dari usia 1 tahun. Pada usia ini, cara mengedukasi anak seputar seksualitas adalah dimulai dari pengenalan sederhana organ-organ seksual milik anak. beritahu letak-letaknya agar setidaknya anak paham jika organ-organ tersebut adalah termasuk organ yang harus ditutup dan tidak boleh disentuh orang lain. Berlanjut pada usia balita 3 – 5 tahun, orang tua mulai mengenalkan fungsi-fungsi organ repdouksinya. Dilanjut usia 6 sampai 8 tahun anak harus diberi pemahaman jika laki-laki dan perempuan memiliki organ seksual yang berbeda dan masing-masing harus saling menjaga.

2. Dampingi Anak Hingga Remaja dalam Proses Seksual
Sebagain besar kesalahan orang tua dalam mengajarkan anak remajanya adalah serta merta secara pasrah membiarkan anak belajar pendidikan seksual melalui sekolah saja. Padahal, proses pembelajaran yang paling efektif adalah belajar bersama orang terdekat denga lingkungan nyaman. Jangan sampai orang tua kecolongan anak remajanya mempelejari pendidikan seksual sendiri tanpa dampingan Anda. jadilah kawan curhatnya dan bersikap lebih terbuka pada anak agar anak dapat bersikap terbuka juga pada Anda. dengan begitu, proses pemantauan pada anak dapat berjalan lebih enak dan nyaman.

3. Ajarkan Self Esteem
Menurut studi penelitian, self esteem yang rendah berpengaruh pada terjadinya kekerasan seksual. Seringkali dijumpai perilaku menyimpang pada remaja adalah karena kurang terpenuhinya kebutuhan kasih sayang dari orang tuanya sehingga menyebabkan anak cenderung tertutup sambil terus mempertanyakan jati diri dan keberadaannya. Jika sudah begini, akan semakin mempermudah para pelaku kejahatan seksual dalam memperluas target sasarannya. Oleh karena itu, ajarkan self-love pada anak sedini mungkin.

Pencegahan Kejahatan Seksual Pada Perempuan
Artikel Blog Informasi

Pencegahan Kejahatan Seksual Pada Perempuan

Pencegahan Kejahatan Seksual Pada Perempuan – Pernahkah anda merasa bahwa perempuan semakin lama semakin sering menjadi objek kejahatan seksual? Banyak sekali kasus perempuan yang akhirnya menjadi objek kejahatan manusia manusia yang tidak bertanggung jawab. Terkadang semuanya diperparah dengan sistem keamanan yang minim yang makin membuat perempuan kian takut jika sendirian. Kejahatan memang tidak mengenal tempat. Meskipun sudah berada di ditempat yang ramai, atau bahkan pada siang hari, orang yang memang berniat jahat akan tetap menjalankan rencananya tanpa memikirkan itu semua. Berbagai cara terkadang sudah dilakukan oleh perempuan, apalagi jika sudah berkaitan dengan kejahatan seksual, yang merupakan salah satu kejahatan yang tidak termaafkan. Dalam ulasan kali ini, akan dibahas beberapa cara ampuh yang dapat anda lakukan jika sedang terjebak dalam situasi yang mungkin kurang menguntungkan.

Dalam ulasan kali ini, akan ada beberapa yang mungkin bisa dilakukan anda, sebagai seorang perempuan ketika menghadapi situasi yang demikian. Salah satu hal yang mungkin bisa anda lakukan adalah melumpuhkan serangan yang mungkin anda dapatkan. Serangan yang tiba tiba tentu bisa membuat anda kaget dan kurang bersiap, namun yang perlu anda lakukan adalah tenang namun berpikir cepat. Siku adalah salah satu anggota tubuh yang bisa anda pergunakan ketika anda mendapatkan serangan yang tiba-tiba. Siku merupakan anggota tubuh yang sangat kuat yang bisa sedikit melumpuhkan serangan yang di luncurkan ke anda. Anda bisa menghalau tangan dengan cepat dan lakukan serangan balik dari siku anda. Dengan beberapa kali sabetan siku, anda akan memberikan ruang untuk berlari dari si penjahat dan menuju tempat atau pos keamanan.

Selain dengan anggota tubuh, anda bisa menghalangi niat jahat seseorang dengan selalu waspada dan melihat situasi. Banyak dari perempuan yang lengah ketika berada di luar dan menjadi korban tindak kejahatan karena kurang waspada. Usahakan fokus pada apa yang ada di sekitar anda, biasanya perempuan bisa menjadi korban karena dirinya lebih fokus dengan handphone-nya karena kesuran bermain game online atau sibuk melakukan selfie atau melakukan chatting. Coba usahakan jangan terfokus hanya dengan handphone ketika jalan, namun fokus dengan situasi di sekitar. Ini akan membantu anda terhindar dari segala macam kejahatan.

Ketika anda selesai berbelanja, usahakan langsung pergi jika tidak ada keperluan lagi. Biasanya perempuan akan berlama lama di keramaian sehingga tidak sadar bahwa bahaya sedang mengintai. Jangan berada di dalam kendaraan yang terparkir sendirian. Ini akan memberikan kesempatan yang banyak untuk orang jahat untuk merebut kendaraan anda. Usahakan langsung pergi dari parkiran dan menjauh dari tempat parkir tersebut. Jangan sekali kali menarik perhatian berlebih dengan membawa banyak belanjaan sendiri, tentu orang lain akan mengira bahwa anda sendirian sehingga kejahatan bisa dilakukan. Pertahankan diri tetap dalam keadaan tenang dan tidak panik.

Jika anda termasuk orang yang mudah panik dalam menghadapi setiap situasi yang kurang menguntungkan, anda bisa selalu sediakan semprotan atau larutan pedas dalam tas anda. Sediakan larutan merica dalam tas anda dan masukkan dalam botol bekas parfum yang bisa anda bawa kemanapunn. Kejahatan pada perempuan baik itu secara seksual ataupun bukan merupakan tindakan yang tidak termaafkan. Namun anda juga harus sadar bahwa tidak bisa mencegah orang lain berbuat jahat kepada anda, tapi anda bisa mencegahnya. Selalu lari ke tempat keamanan jika anda merasa diikuti oleh orang yang tidak dikenal dan persiapkan senjata anda.

Menjalin Hubungan Yang Baik Akan Terhindar Dari Kekerasan Seksual
Artikel Blog Informasi

Menjalin Hubungan Yang Baik Akan Terhindar Dari Kekerasan Seksual

Menjalin Hubungan Yang Baik Akan Terhindar Dari Kekerasan Seksual – Menjalin hubungan dengan lawan jenis merupakan sebuah kodrat yang harus dilalui oleh seorang wanita. Wanita tanpa ada seseorang yang mendampingi tentu saja menjadi sangat rentan terhadap kejahatan. Akan tetapi jika memiliki hubungan yang kurang baik justru membahayakan untuk keselamatan wanita itu sendiri. Memiliki hubungan baik yang terjalin antar lawan jenis tentunya menjadi gerbang yang baik untuk sebuah hubungan yang memiliki niat baik. Hubungan yang diawali dengan sebuah niat baik tentu saja tidak akan membahayakan kaum wanita. Sebaliknya sebuah hubungan yang terjalin dengan tidak sehat justru akan sangat berbahaya untuk kaum wanita.

Hubungan yang terjadi antar lawan jenis merupakan hubungan yang diharapkan kehadirannya. Namun apa daya jika memang memiliki hubungan yang tidak sehat. Kekerasan seksual sebenarnya terjadi bukan dengan orang yang jauh. Seringnya kekerasan seksual akan terjadi dan dilakukan oleh orang-orang terdekat. Motif dari perlakuan ini tentu saja tidak bisa dibenarkan. Oleh karenanya mengetahui motif maupun cara mengantisipasi kekerasan seksual menjadi salah satu jalan untuk menghindarinya. Apabila seorang wanita berhasil menghindari kekerasan seksual maka dirinya menjadi orang yang selamat. Salah satu upaya yang baik agar para wanita terhindari dari kekerasan seksual atau pemerkosaan maka para wanita diharapkan untuk memiliki hubungan yang baik kepada semua orang. Terutama hubungan dengan lawan jenis.

Apabila baru mengenal seseorang, ada baiknya berhati-hati sebelum pada akhirnya memutuskan untuk menjalin sebuah hubungan yang lebih serius. Kekerasan seksual justru terbesar dilakukan oleh orang terdekat. Sehingga untuk mengantisipasinya adalah dengan menjalin hubungan yang lebih sehat. Termasuk jika ingin mencari pendamping hidup. Jangan salah dalam memilih. Sebab jika salah maka justru pendamping yang akan menjadi pelaku kekerasan seksual. Oleh karenanya, akan lebih baik jika mencari seseorang yang bis diajak untuk memiliki hubungan lebih sehat. Caranya adalah dengan mengenal lebih dekat dan menjalani hubungan yang tidak terlalu banyak bahaya. Jika sekali saja sudah pernah melakukan hal menyimpang, maka selanjutnya hal menyimpang itulah yang menjadi awal dari kekerasan seksual pada perempuan.

Menjalin sebuah hubungan yang lebih sehat dengan lawan jenis merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk terhindar dari tindak kejahatan yang paling banyak dilakukan oleh orang terdekat atau pada daerah yang tergolong privat /sepi. Jika sudah demikian jangan pernah membiarkan hal itu terjadi karena wanita adalah makhluk yang paling berharga, tentunya seorang wanita sendiri menjadi kunci akan keberhasilan dalam menjalin hubungan yang lebih sehat. Sebab jika hubungan yang terjalin tidak sehat, maka potensi untuk tindak kejahatan akan semakin terbuka lebar. Bahkan bisa saja siapa saja pelakunya. Pilihlah orang-orang yang benar-benar memiliki kesehatan jasmani dan juga rohani untuk menjadi salah satu syarat utama menjalin hubungan.

Dampak Negatif dan Positif Pemberian Edukasi Seksual
Artikel Blog Informasi

Dampak Negatif dan Positif Pemberian Edukasi Seksual

Dampak Negatif dan Positif Pemberian Edukasi Seksual – Edukasi seksual adalah suatu aktifitas yang dilakukan dengan memberikan pengajaran mengenai alat reproduksi pada semua kalangan. Edukasi seksual ini memiliki tujuan untuk mengajarkan masalah organ-organ penting seksual, penyakit yang dapat menyerang alat reproduksi, dan juga dengan pendidikan seksual bisa memberikan pengetahuan tentang pelecehan seksual, perkosaan terhadap semua jenis kelamin, dan seks bebas. Edukasi seksual ini sudah diberikan ke warga negara di beberapa negara yaitu, Tiongkok, India, Kanada, Belanda,dan Indonesia sendiri. Edukasi seksual ini dapat diberikan secara formal oleh organisasi sekolah dan dapat diberikan secara non formal oleh orang tua untuk sang anak caranya dengan membimbing secara bertahap tentang reproduksi sesuai umur anak.

Melihat hal sebelumnya, edukasi ini memiliki dampak negatif serta dampak positif baik secara formal ataupun non formal, dampak negatif diantaranya sebagai berikut :

  • Jika pendidikan seksual ini anda berikan kepada anaka secara formal melalui sekolah, ada kemugkinan timbbulnya kesalah pahaman atas materi yang telah disampaikan;
  • Jika pendidikan seksual ini diajarkan baik secara formal ataupun non formal dan memungkinkan sebagian besar penjelasan materi tidak benar akan menjadi sebuah masalah yang timbul kepada anak;
  • Jika memberikan anak tentang pendidikan seksual memungkinkan anak untuk mencoba hal-hal yang diajarkan, karena anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi;
  • Selain itu, hal negatif yang dapat terjadi dengan memberikan pendidikan seksual kepada anak di sekolah adalah perbedaan paham dari pengajaran seksual di sekolah dan di rumah yang menganut ajaran keagamaan yang berbeda dengan guru di sekolah.

Setelah membahas sedikit dampak negatif dari adanya edukasi seksual kepada anak, maka kali ini akan dibahas beberapa dampak positif dari adanya edukasi seksual yang akan dijelaskan oleh salah satu anggota yang menjadi pakar edukasi seksual, diantaranya sebagai berikut :

  • Dengan adanya pendidikan seksual anak anda akan sedikit paham mengenai organ-organ reproduksi
  • Dapat memberikan peran secara aktif agar anak-anak bisa menghindari terjadinya pelecehan seksual baik secara langsung ataupun tak langsung
  • Anak dapat menghindari hal-hal yang berbau ponografi.
Mengetahui Kekerasan seksual Secara Mendalam Khususnya Perempuan
Artikel Blog Informasi

Mengetahui Kekerasan seksual Secara Mendalam Khususnya Perempuan

Mengetahui Kekerasan seksual Secara Mendalam Khususnya Perempuan – Kekerasan seksual adalah salah satu masalah yang dialami oleh Indonesia. Menurut catatan komisi nasional perempuan di Indonesia bahwasannya kekerasan seksual banyak menimpa kaum perempuan dengan tingkatan yang sangat tinggi. Tahun 2014 telah terjadi kekerasan seksual sebanyak 4.475 kasus, pada tahun 2015 telah terekam jelas 6.499 kasus kekerasan seksual terjadi, tahun 2016 tercatat sebanyak 5.785 kasus, untuk tahun 2017 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kasus kekerasan seksual sedikit mengecil sekitar 2.979 kasus tercatat, dan pada tahun 2018 mengalami peningkatan, jumlah kekerasan seksual yang dialami di Indonesia berkisar 9.637 kasus. Melihat angka dari kasus kekerasan seksual yang sangat tinggi ini menjadi titik fokus tersendiri bagi komnas HAM di Indonesia.

Melihat hal sebelumnya, bahwasannya salah satu bentuk kekerasan seksual adalah pelecehan seksual. Pelecehan seksual adalah pendekatan yang dilakukan oleh seseorang karena sangat ingin sesuatu yang berkaitan dengan seks dan menunjukkan perilaku secara verbal atau fisik. Bentuk-bentuk dari pelecehan seksual terdiri dari berbagai macam bentuk diantaranya, Pelecehan fisik yang ditunjukkan melaliu sentuhan dan mengarah ke perbuatan menyimpang (Mencium, Melirik), Pelecehan lisan bentuk pelecahan ini dilontarkan dengan mengomentari bentuk tubuh dengan arah yang menuju ke seksual, Pelecahan isyarat bentuk pelecehan ini ditunjukkan dengan olah tubuh seperti menjilat bagian bibir berkali-kali, dan Pelecehan psikologis bentuk pelecehan dengan melakukan permintaan dan mengajak yang dilakukan secara terus-menerus. Melihat bentuk-bentuk pelecahan ini Indonesia memberikan sebuah konstitusi untuk mengurus tentang pelecehan seksual. Perbuatan seperti ini di atur dalam KUHP pasal 289 sampai pasal 296. Pelecehan seksual ini tidak hanya terjadi pada wanita-wanita dewasa saja kini bahkan merambah pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sungguh hal ini sangat memalukan, faktor-faktor dari adanya pelecehan seksual adalah faktor psikologis (kejiwaan yang tidak sehat), faktor hubungan personal (berkaitan dengan iman dan ketaqwaan), faktor lingkungan sosial (pergaulan yang bebas dan tidak sehat), selain itu pelaku dapat melakukan sebuah gencatan untuk melancarkan aksi ketika ada ruang kosong.

Untuk mencegah pelecehan itu terjadi, anda harus mempunyai edukasi yang tinggi untuk hal tersebut. Edukasi sendiri dapat dilakukan secara formal ataupun non formal, jika anda mengambil jalur formal ada baiknya anda bersekolah, karena di dalam sekolah pasti memberikan bimbingan dan ajaran yang baik mengenai masalah-masalah yang ada di hadapan kamu. Jika, anda mengambil edukasi non formal, anda dapat mempelajari dasar-dasar dan bentuk-bentuk pelecehan seksual melalui media informasi yang ada seperti: Koran, Televisi, Website, dan masih banyak lagi. Ada satu hal yang paling penting agar tidak terjadi pelecehan yaitu menjaga sikap diri dan menjaga penampilan dari pakaian yang terbuka dan dapat menimbulkan nafsu.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!