Site Overlay

Mengetahui Kekerasan seksual Secara Mendalam Khususnya Perempuan

Mengetahui Kekerasan seksual Secara Mendalam Khususnya Perempuan – Kekerasan seksual adalah salah satu masalah yang dialami oleh Indonesia. Menurut catatan komisi nasional perempuan di Indonesia bahwasannya kekerasan seksual banyak menimpa kaum perempuan dengan tingkatan yang sangat tinggi. Tahun 2014 telah terjadi kekerasan seksual sebanyak 4.475 kasus, pada tahun 2015 telah terekam jelas 6.499 kasus kekerasan seksual terjadi, tahun 2016 tercatat sebanyak 5.785 kasus, untuk tahun 2017 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kasus kekerasan seksual sedikit mengecil sekitar 2.979 kasus tercatat, dan pada tahun 2018 mengalami peningkatan, jumlah kekerasan seksual yang dialami di Indonesia berkisar 9.637 kasus. Melihat angka dari kasus kekerasan seksual yang sangat tinggi ini menjadi titik fokus tersendiri bagi komnas HAM di Indonesia.

Melihat hal sebelumnya, bahwasannya salah satu bentuk kekerasan seksual adalah pelecehan seksual. Pelecehan seksual adalah pendekatan yang dilakukan oleh seseorang karena sangat ingin sesuatu yang berkaitan dengan seks dan menunjukkan perilaku secara verbal atau fisik. Bentuk-bentuk dari pelecehan seksual terdiri dari berbagai macam bentuk diantaranya, Pelecehan fisik yang ditunjukkan melaliu sentuhan dan mengarah ke perbuatan menyimpang (Mencium, Melirik), Pelecehan lisan bentuk pelecahan ini dilontarkan dengan mengomentari bentuk tubuh dengan arah yang menuju ke seksual, Pelecahan isyarat bentuk pelecehan ini ditunjukkan dengan olah tubuh seperti menjilat bagian bibir berkali-kali, dan Pelecehan psikologis bentuk pelecehan dengan melakukan permintaan dan mengajak yang dilakukan secara terus-menerus. Melihat bentuk-bentuk pelecahan ini Indonesia memberikan sebuah konstitusi untuk mengurus tentang pelecehan seksual. Perbuatan seperti ini di atur dalam KUHP pasal 289 sampai pasal 296. Pelecehan seksual ini tidak hanya terjadi pada wanita-wanita dewasa saja kini bahkan merambah pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sungguh hal ini sangat memalukan, faktor-faktor dari adanya pelecehan seksual adalah faktor psikologis (kejiwaan yang tidak sehat), faktor hubungan personal (berkaitan dengan iman dan ketaqwaan), faktor lingkungan sosial (pergaulan yang bebas dan tidak sehat), selain itu pelaku dapat melakukan sebuah gencatan untuk melancarkan aksi ketika ada ruang kosong.

Untuk mencegah pelecehan itu terjadi, anda harus mempunyai edukasi yang tinggi untuk hal tersebut. Edukasi sendiri dapat dilakukan secara formal ataupun non formal, jika anda mengambil jalur formal ada baiknya anda bersekolah, karena di dalam sekolah pasti memberikan bimbingan dan ajaran yang baik mengenai masalah-masalah yang ada di hadapan kamu. Jika, anda mengambil edukasi non formal, anda dapat mempelajari dasar-dasar dan bentuk-bentuk pelecehan seksual melalui media informasi yang ada seperti: Koran, Televisi, Website, dan masih banyak lagi. Ada satu hal yang paling penting agar tidak terjadi pelecehan yaitu menjaga sikap diri dan menjaga penampilan dari pakaian yang terbuka dan dapat menimbulkan nafsu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *